Chelsea resmi mengambil langkah pertama untuk merekrut playmaker Belanda Xavi Simons dari RB Leipzig, menurut talkSPORT. Pemain berusia 22 tahun itu muncul sebagai target utama klub Stamford Bridge tersebut seiring mereka melanjutkan pembangunan kembali yang agresif di bawah manajer baru Enzo Maresca.
Meskipun telah menghabiskan sekitar £160 juta musim panas ini untuk mendatangkan pemain-pemain baru seperti Jamie Gittens, Joao Pedro, dan Liam Delap, Chelsea tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.

Mengapa Chelsea mengincar Xavi Simons musim panas ini?
Klub memandang Simons sebagai gelandang serang dinamis yang dapat meningkatkan kreativitas mereka dan beradaptasi dengan baik dengan sistem penguasaan bola tinggi Maresca.
Era baru Chelsea dibangun di atas pemain muda, kecepatan, dan bakat teknis. Simons, dengan fleksibilitas dan visinya, sangat cocok dengan pola tersebut. Mampu beroperasi sebagai pemain No. 10 atau penyerang sayap, ia membawa energi, bakat, dan kualitas yang telah teruji di Bundesliga. The Blues yakin kedatangannya dapat menjadi penghubung kreatif terakhir antara lini tengah dan lini serang.
Bagaimana status tawaran Chelsea untuk Xavi Simons?
Chelsea telah mengajukan tawaran sebesar €55 juta, kurang dari valuasi Leipzig sebesar €70 juta. Pembicaraan masih berlangsung.
RB Leipzig terbuka untuk menjual Simons jika harga yang mereka minta sebesar €70 juta (sekitar £60,7 juta) terpenuhi. Tawaran awal Chelsea sebesar €55 juta menunjukkan niat baik tetapi masih di bawah tuntutan Leipzig. Meskipun demikian, negosiasi berjalan positif, dengan Simons dilaporkan tertarik bergabung dengan klub Liga Primer tersebut. Chelsea berharap dapat segera memperkecil selisih tersebut, terutama karena Maresca mendorong struktur penyerang yang lebih lengkap sebelum musim dimulai.

Apakah ada klub Liga Primer lain yang tertarik pada Simons?
Ya, Arsenal memang telah dikaitkan, tetapi minat mereka belum terwujud dalam pendekatan formal. Fokus mereka tetap pada Eberechi Eze.
Sementara Arsenal dilaporkan memantau Simons, klub London Utara tersebut saat ini memprioritaskan kepindahan Eze dari Crystal Palace. Akibatnya, Chelsea memiliki keuntungan yang jelas dalam perburuan ini, terutama dengan persyaratan pribadi dan minat dari Simons yang sudah condong ke arah mereka. Kecuali Arsenal melakukan upaya di menit-menit akhir, Chelsea berada di posisi terdepan.
Bagaimana situasi Simons saat ini di RB Leipzig?
Ia masih memiliki sisa kontrak dua tahun, tetapi Leipzig siap menjualnya dengan harga yang tepat.
Simons menjalani musim yang gemilang di Jerman dan telah menarik minat dari klub-klub top di seluruh Eropa. Leipzig, menyadari nilainya yang meningkat, terbuka untuk transfer yang menguntungkan. Sang pemain sendiri dilaporkan bersemangat untuk melangkah lebih jauh dalam kariernya, dengan kepindahan ke Liga Premier dipandang sebagai perkembangan ideal baik dari segi kompetitif maupun komersial, sejalan dengan visi Chelsea yang berorientasi pada pemain muda dan branding global.

Mungkinkah kedatangan Simons berdampak pada pemain Chelsea lainnya?
Potensial, terutama bagi mereka yang bermain di lini tengah serang. Simons akan menambah persaingan bagi pemain seperti Enzo Fernandez dan Cole Palmer.
Meskipun Maresca menghargai kedalaman skuad, tambahan pemain kreatif baru seperti Simons dapat menggeser hierarki di lini tengah. Hal ini juga dapat memengaruhi peran pemain seperti Carney Chukwuemeka dan Conor Gallagher, terutama jika perubahan formasi dilakukan untuk mengakomodasi kekuatan Simons. Terlepas dari itu, klub jelas berfokus untuk menciptakan lingkungan yang sangat kompetitif bagi talenta muda.
Ia berusia 22 tahun dan saat ini bermain untuk RB Leipzig.
Ia adalah gelandang serang yang juga dapat beroperasi sebagai pemain sayap.
Ya, laporan menunjukkan ia tertarik untuk pindah ke Stamford Bridge dan kesepakatan pribadi bukan masalah.